Berita

Breaking News:   

Burung Gajahan Timur Terancam Punah, BKSDA Jambi Gelar Upaya Pengelolaan Habitat Persinggahan Burung Migran

Jambi, 5 Desember 2019 Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jambi bersama dengan Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, Wetland Indonesia, Yayasan EKSAI, dan Sungai Buloh Wetland Reserve melakukan Workshop Konservasi Burung Gajahan Timur. Workshop ini sendiri dihadiri kurang lebih 38 (Tigapuluh Delapan) peserta yang berasal dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur serta para pihak yang tergabung dalam Forum Kolaborasi Pengelolaan KEE Mangrove Pantai Cemara.

Gajahan Timur atau Far Eastern Curlew (Numenius madagascariencis) adalah salah satu burung pantai yang terancam punah. Hilangnya habitat akibat dari pembangunan adalah ancaman paling signifikan yang saat ini mempengaruhi burung pantai yang bermigrasi di sepanjang Asia Timur hingga Australia. Perubahan fungsi habitat persinggahan penting di sepanjang Laut Kuning diperkirakan menjadi salah satu ancaman utama dan penyebab penurunan populasi spesies Gajahan Timur. Pantai Desa Sungai Cemara, Jambi yang terletak di dekat Taman Nasional Berbak Sembilang adalah salah satu daerah persinggahan terpenting bagi burung pantai yang bermigrasi melewati Indonesia. Puluhan ribu burung pantai singgah di Pantai Cemara tiap tahunnya termasuk spesies Gajahan Timur untuk beristirahat dan mengisi energi sebelum melanjutkan perjalanan migrasi ke Australia.

Potensi Pantai Cemara menjadikan survey dan analisis berkala di lokasi ini sangat diperlukan. Selain survey, workshop dan edukasi terhadap spesies Burung Gajahan Timur serta manajemen habitat lahan basah di Jambi sangat penting seiring dengan rencana pemerintah daerah untuk mengembangkan Pantai Cemara sebagai lokasi ekowisata. Para peserta yang hadir pun melakukan tanya jawab dengan narasumber terkait program maupun rencana yang akan dilakukan kedepannya. Workshop ini diharapkan dapat mengedukasi para stakeholders terkait kemampuan dasar identifikasi burung migran di Pantai Cemara dan diharapkan dapaat terjalin kolaborasi semua pihak yang terlibat untuk melakukan perlindungan, penjagaan, dan pemantauan burung migrasi terutama spesies Burung Gajahan Timur.

">