Breaking News:   

Cagar Alam Durian Luncuk II

Unit Pelaksana Teknis BKSDA Jambi
Provinsi Jambi
Kabupaten Batanghari
Luas (Hektar) 44,5
No. SK Menhut 821/KPTS-II/1997
Tanggal SK 30 Desember 1997

Berdasarkan SK menhut RI No. 34/Kpts-II/1987 tentang penunjukan kelompok hutan durian luncuk I seluas 30,3 hektar dan kelompok hutan durian luncuk II seluas 44,5 hektar yang terletak di dati II Batanghari Dati I Jambi sebagai cagar alam. Bahwa di dalam areal PTP VI PIR khusus I durian luncuk dati II batanghari Dati I Jambi terdapat hutan bulian seluas 44,5 hektar dan hutan tanaman powlonia seluas 30,3 hektar, dimana kayu bulian merupakan salah satu kayu ciri khas hutan Dati I Jambi yang kerapatannya mulai terancam oleh kepunahan sehingga areal tersebut perlu dibina kelertariannya untuk dapat dimanfaatkan untuk kepentingan ilmu pengetahuan dan kebudayaan. Penunjukan kelompok hutan durian luncuk I seluas 30,3 hektar dan kelompok hutan durian luncuk II seluas 44,5 haktar yang terletak di Dati II Batang Hari Dati I Jambi sebagai kawasan hutan dengan fungsi sebagai Cagar alam yang selanjutnya di beri nama “Cagar alam durian Luncuk I dan “ Cagar alam durian Luncuk II.

Selanjutnya berdasarkan SK Menhut No. 821/kpts-II/1997 tentang penetapan kelompok hutan durian luncuk II seluas 41,37 hektar yang terletak di Kabupaten dati II Batang Hari Provinsi Jambi sebagai kawasan hutan dengan fungsi “cagar alam “ selanjutnya bahwa kawasan hutan kelompok hutan durian luncuk II telah ditata batas dilapangan oleh panitia tata batas Kabupaten Dati Batanghari dan tertuang dalam berita acara tata batas tanggal 29 Maret tahun 1996. Secara geografis Cagar Alam Durian Luncuk II terletak 103°00’–103°05’ BT dan 01°55’–02°05’ LS.

Potensi Kawasan
Flora
Berdasarkan inventarisasi dan identifikasi jenis pohon di kawasan CADL II ditemukan 47 jenis pohon . Kawasan ini didominasi oleh pohonpohon Bulian, dan beberapa diantaranya berukuran sangat besar. Terdapat juga log-log Bulian yang tumbang di lantai hutan. Menurut informasi masyarakat, log-log ini merupakan hasil illegal logging yang terjadi sekitar sepuluh tahun lalu, yang berhasil ditangkap oleh petugas.
Selain jenis-jenis pohon, ditemukan juga beberapa jenis tumbuhan bukan kayu seperti jenis-jenis rotan, salah satunya adalah rotan manau (Calamus sp.) dan rotan jernang (Daemonorops draco) yang bernilai ekonomis tinggi. Juga ditemukan beberapa jenis anggrek dan pakis.

Fauna
Kawasan CADL II juga kaya akan keanekaragaman jenis satwa dari jenis mamalia, aves, reptil, amphibi, serta insekta. Beberapa diantaranya merupakan jenis dilindungi. Jenis-jenis satwa yang menghuni kawasan ini antara lain Beruang Madu (Helarctos malayanus), Rusa Sambar (Cervus unicolor), Kijang (Muntiacus muntjak), Napu (Tragulus napu), Kancil (Tragulus javanicus), Landak (Hystrix brachyura), Biawak (Varanus salvator), Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis), Beruk (Macaca nemestrina), Simpai (Presbytis melalophos), Lutung (Trachyphitecus auratus), Babi Hutan (Sus sp.).

Aksesbilitas
Menuju kawasan CADL II sangat mudah dijangkau dengan kondisi jalan relatif cukup baik dan dapat ditempuh dengan kendaraan roda empat maupun roda dua. CADL II berjarak 98 km dari kota Provinsi Jambi, 34 km dari kota kabupaten Batanghari (kota Muara Bulian), dan 40 km dari kota kecamatan Batin XXIV.